Ceritaku Di Kota Tua


 

Kali ini saya akan menceritakan sebuah kisah dimana seorang anak yang sedang berlibur di sebuah tempat di luar pulau yang cukup terkenal sebagai tempat wisata yang memiliki pemandangan yang indah dan juga banyak di sukai penduduk setempat.Namun ketika liburan anak ini tersesat di sebuah pulau yang tidak pernah dikunjungi oleh orang lain, bahkan pulau ini tidak berpenghuni.Akan tetapi pulau ini memiliki misteri yang tak pernah terpecahkan yaitu di pulau ini terdapat bangunan - bangunan megah yang tak terawat namun masih layak pakai bahkan pulau yang tak berpenghuni ini terlihat tidak seperti pulau yang tak berpenghuni karena bangunan - bangunan yang terlihat masih terawat dan juga sangat mewah dan di pulau ini juga terdapat bangunan - bangunan seperti gedung yang sangat megah lalu anak ini yang tidak tau harus bagaimana memutukan untuk mencari jalan keluar dari pulau ini karena anak ini juga tidak tau bagaimana caranya agar bisa keluar dari pulau ini.Akan tetapi betapa kagetnya anak ini ketika melihat isi dari yang ada di dalam rumah yang terdapat di pulau tersebut.Ingin tau kisahnya silahkan simak ceritanya.

PEMBAGIAN RAPOT

Hari ini adalah hari Sabtu yang merupakan hari pembagian raport semester 1 aku merasa deg - degan karena belum tau nilai ku berapa ya... mudahan saja nilai ku gak ancur - ancuran.Sambil menunggu orang tua ku datang aku terus memikirkan nilai raport ku dan gara - gara itu aku tetap gelisah karena gak tau rapotku ada yang merah atau tidak.Setelah menunggu akhirnya orang tua ku datang lalu berbicara dengan ku tak lama kemudian wali kelas ku datang sambil membawa rapot siswanya kemudian orang tua ku juga masuk ke kelas.

Akupun menunggu di luar sambil deg - degan beberapa saat kemudian teman ku yang bernama Dila menagajakku berbicara, akupun berbicara dengannya walaupun aku berbicara dengan santai dan tak terlihat sedikitpun rasa gelisah namun sebenarnya aku merasa gelisah.Oh ya Dila ini teman satu kelasku dia duduk di kursi yang paling depan sedangkan aku di kursi belakang deretan ke dua.

Temanku ini lumayan pintar dan juga lumayan aktif nilainya juga lumayan bagus dan aku cukup akrab dengan dia ya memang harus akrab biar pas ulangan aku kebagian contekan dari dia tapi bukan berati aku gak pintar ya aku minta contekan di dia kalo perlu aja misalnya kaya kehabisan waktu atau pusing karena gak bisa jawab soal.

Setelah lama menunggu akhirnya orang tuaku keluar juga sambil membawa rapot, aku pun langsung menagajak orang tua ku untuk pulang takut ketahuan nilai ku anjlok.Sesampainya di rumah, aku langsung mengambil rapotku di orang tua ku dan membawanya ke kamar setelah itu dengan deg - degan aku pun membuka rapotku dan mulai membuka lembaran demi lembaran sampai akhirnya aku sampai di lembar penilaian dan aku langsung melihat nilai ku dan betap senangnya aku melihat nilai ku yang bagus - bagus dan aku jug mendapatkan ranking walaupun tidak terlalu bagus ranking ku yaitu ranking 1 ya... aku hanya bisa bersyukur.

LIBURAN AWAL SEMESTER

Karena aku sudah dapat rapotku dan sudah tau nilai rapotku akhirya orang tua ku menagajak aku untuk berlibur keluar pulau yang bahkan aku pun gak tau, orang tua ku sih sempet kasi tau nama tempatnya tapi aku juga gak tau itu dimana intinya itu di luar pualau ku, dan untuk ke sana kami memesan tiket pesawat sebenarnya bisa pake mobil tapi itu terlalu jauh makanya kita pake pesawat.

Orang tua ku mulai memesan tiket pesawat untuk empat orang setelah memesan kami pun bersiap - siap, terlebih dahulu aku menyiapkan tas ranselku yang besar yang memang khusus untuk berpergian akau mulai mengisi tasku dengan pakaian, parfum, dan kebutuhan lainnya yang aku perlukan setelah siap aku mandi terlebih dahulu biasanya aku mandi bisa sepiluh sampai lima belas menit tapi karena kami mau cepet pergi jadi aku mandinya gak lama setelah mandi kemudian aku memilih pakaian yang akan aku gunakan untuk pergi, pakaian yang aku pilih adalah baju hem lengan panjang dengan bawahan celana jeans namun yang sedikit ketat dan sepatu kesuakaanku yang berwarna hitam. ya.... memang kalo soal penampilan aku tidak milih karena bagiku yang penting kenyamanan, setelah semuanya siap aku dan orang tuaku sudah siap kami pun berangkat.

Kami menuju bandara mangambil tiket, memeriksa barang bawaan setelah itu kami menyerahkan tiket kami kepada petugas.Sambil menunggu petugas aku melihat - lihat di sekitaran bandara, ketika di bandara aku melihat banyak orang dengan penampilan yang sangat menarik sedang mengurus keberangkatan ada yang mengguanakan jas pemikiran ku mereka mungkin ingin bekerja ke luar negeri, ada juga yang berpenampilan biasa - biasa mungkin mereka sama sepertiku mau pergi liburan.

Setelah menunggu akhirnya giliran kami untuk berangkat kamipun menuju pesawat yang akan terbang menuju tempat kami berlibur setelah masuk akupun duduk berdasarkan nomor yang telah di tentukan setelah duduk dan merasa nyaman akupun menggunakan sabuk pengaman karena sebentar lagi pesawat akan segera berangkat, tak lama kemudian getaran mulai kami rasakan aku kira itu gempa sempat panik lalu aku lihat ke orang tua ku dan mereka menyuruhku untuk tenang ya udah karena disuruh tenang akhirnya aku tenangin diriku setelah merasakan getaran akhirnya getarannya berhenti juga dan aku lihat ke jendela hanya terlihat pegunungan wah indahnya.

Sambil menikmati pemandangan akupun mulai berpikiran oh gini ya rasanya naik pesawat segala sesuatu terliahat indah dari atas dan sangat hijau.Tapi aku tak mau memandang terlalu lama takut pusing setelah itu aku melihat di tempat dudukku ada majalah karena tidak ada kerjaan akhirnya aku baca - baca majalah. Kebetulan majalah yang aku baca adalah majalah tentang fashion bagus - bagus sih isinya terutama gambarnya di sini banyak artis - artis papan atas yang menjadi modelnya pikirku keren juga cara promosinya dan lihat harganya lumayan mahal paling murah itu 1 juta dan yang paling mahal itu harganya puluhan juta hingga ratusan juta waw cepet kaya kalo jualnya dengan harga yang mahal.

Setelah beberapa jam akhirnya kami sampai dan pesawat pun mendarat di lintasan yang sudah di tentukan setelah pesawat berhenti kami dan para penumpang lainnya keluar dari pesawat.Ketika di luar aku merasakan suasana yang berbeda ya iyalah berbeda kan beda tempat.Setelah sampai kamipun segera keluar dari bandara dan mencari taksi setelah mencari akhirnya kami dapat juga, kami pun berangkat menuju hotel menggunakan taksi.Orang tua ku memesan satu kamar untuk empat orang setelah memesan dan mengambil kunci kamipun segera menuju kamar yang telah di tentukan setelah sampai orang tua ku membuka pintu kamar dan terlihat suasana kamar yang nyaman dan rapi aku pun segera menuju kasurku dan berbaring rasanya empuk sekali dan nyaman pingin tidur.

Tapi gak jadi karena aku ingin melihat pemandangan dari atas hotel dan ternyata benar pemandangannya bagus banget terlihat beberapa pejalan kaki, pengendara dan juga beberapa rumah serta gedung - gedung yang mungkin merupakan sebuah perusahaan yang besar dan ternama.Tak lama aku melihat pemandangan akupun mulai lelah dan memutuskan untuk istirahat sejenak sambil baca - baca buku yang ada di laci aku gak tau sih itu buku apa tapi kelihatannya sih bagus yah sambil tiduran aku membaca buku, lama - kelamaan aku merasa ngantuk dan akhirnya akupun tertidur.

Tak lama kemudian orangtua ku membangunkan ku dan mengajak untuk pergi jalan - jalan tapi sebelum pergi aku cuci muka dulu setelah itu baru pergi yah aku jalan - jalan di peinggir trotoar kemudian kami masuk ke Supermarket untuk belanja setelah belanja kami mampir di taman bermain, di taman bermain ini banyak fasilitas yang di gunakan untuk bermain, aku cukup senang bermain di sini adik bermain prosotan yang hanya di hususkan untuk anak kecil ya... jadi aku main ayunan saja kami cukup lama di taman bermain setelah puas, kamipun kembali ke hotel setelah sampai akupun langsung mandi setelah itu aku mandi aku pakaian setelah pakaian kami pergi lagi keluar untuk mencari makan siang kami memutuskan untuk makan siang di sebuah rumah makan yang cukup terkenal dan memang selalu di kunjungi oleh banyak orang.

Aku memesan nasi goreng dengan telur mata sapi di atasnya, sambil menunggu makanannya tiba aku melihat orang - orang di sekitarku dan memperhatikan suasana yang ada di rumah makan setelah menunggu makanannyapun datang wah terlihat lezat tidak sabar untuk menyantapnya suapan pertama emmm.... rasanya sangat enak telurnya juga terasa gurih dan tidak berminyak padahal di goreng mungkin minyak gorengnya di ganti pake bluebend waw rasanya bener - bener nikmat.Kami makan sambil ngobrol dan terasa sangat asik sekali karena ngobrol begitu asik tak terasa makanannya sudah habis, setelah habis kami minum dulu oh ya minuman yang kami pesan adalah jus jambu jusnya terasa sangat segar jadi balik deh tanagaku.

Setelah selesai kamipun balik ke hotel setelah sampai di hotel aku tiduran lagi orang tuaku asik ngobrol dan adikku hanya bermain tapi entah main apa.Setelah berlama - lama di kamar hotel tepat di sore hari kami pun keluar sebentar untuk olahraga lumayan buat sehatin badan, setelah puas olahraga kami pun kembali ke hotel dan setelah sampai, akupun segera mandi setelah mandi aku langsung ganti baju terus pakai wangi - wangian setelah itu aku duduk - duduk santai padahal bingung mau ngapain, ya udah aku lihat pemandangan aja sambil membuka korden dan melihat pemandangan di sekitar dan gak terasa haris sudah sore tapi belum mau keluar karena pemndangannya bener - bener indah, dan tak lama kemudian hari makin sore dan matahari mulai terbenam terlihat sangat indah aku tidak bosan memandangnya.

Malampun tiba dan kamipun pergi keluar menuju sebuah tempat yang dimana terlihat sangat bagus ya itu adalah kafe, tempat orang biasanya nongkrong kami duduk di tempat yang agak di pinggir kami memesan minuman dan beberapa makanan ringan dan makanan yang cukup terkenal di tempat ini. Sambil menikmati makanan kami juga menikmati musik yang menurut kami cukup bagus.Kami cukup lama di kafe karena memang kami ingin menghabiskan waktu malam kami di kafe ini jadi gak apa - apa berlama - lama di kafe ini ya... cukup menghibur.Tak terasa jam sudah menunjukkan jam sembilan dua puluh malam dan kamipun memutuskan untuk pergi setelah itu kami kembali lagi ke hotel setelah sampai di hotel dan masuk kekamar akupun tertidur.

TEMPAT LIBURAN 

Titit... Titit... Titit... alarm berbunyi dan menunjukan jam tujuh pagi aku terbangun kemudian melihat di sekitarku dan menuju jendela melihat kembali pemandangan setelah itu orang tuaku terbangun dan mancari hp setelah itu mereka hanya terdiam memainkan hp sedangkan adikku masih tertidur tak lama kemudian orang tuaku mengajakku untuk pergi ke tempat liburan di pantai yang cukup populer aku pun mengiyakan saja habis dari pada gak ada kerjaan dan memang tujuan kami adalah untuk berlibur.Kamipun mulai bersiap - siap dan aku segera mandi setelah mandi langsung pakaian tapi gak tau harus menggunakan pakaian apa yang penting meacing dan enak di lihat setelah semua sudah siap kemudian kami orang tua ku memesan taksi setelah itu kami keluar untuk menunggu taksi datang setelah taksi datang kami segera masuk dan taksipun berangkat, membutuhkan waktu sekitar satu jam menuju pantai setelah sampai kamipun bergegas untuk turun dan tanpa berpikir panjang aku dan adikku langsung menuju pinggir pantai setelah sampai dipinggir pantai terlihat banyak orang - orang berjemur entah itu turis lokal ataupun turis asing pantainya memang ramai pengunjung karena keindahan dan merupakan pantai yang bisa digunakan untuk berselancar.

Orang tuaku tidak mengizinkan aku untuk mencoba berselancar nanti takut kenapa - napa ya udah aku iyain aja kemudian aku dan adikku berjalan - jalan di pinggir pantai menikmati sekeliling banyak pohon kelapa di pinggir pantai sehingga membuat para pengunjung jadi lebih nyaman setelah puas berkeliling akupun memutuskan untuk mandi sebelum mandi aku ganti baju dulu aku pergi ke ruang ganti setelah sampai ternyata banyak juga orangnya ya udah aku lihat - lihat dulu kamar yang kosong setelah ketemu aku masuk terus ganti baju setelah ganti baju kemudian aku kembali lagi ke pinggir pantai terus berenang orang tuaku hanya asik berjemur aku dan adik mandi sambil main bola voli.

Udah bosan main akupun mengajak adikku untuk berkeliling tapi adikku gak mau ya udah deh aku sendiri aja yang keliling yang penting seneng, ketika keliling aku melihat seperti ada jalan kecil yang di beri pelang dan ada tulisannya tapi gak terlalu jelas akupun mencoba untuk melewati jalan itu awalnya sih sempit jalannya dan banyak semak - semak yang menghalangi jalan jadi penghilatan ke depan terhalang oleh semak - semak namun aku tetap teguh untuk terus jalan setelah lama berjalan akhirnya tembus juga jalannya tembus sampai ketemu jalan yang besar sempat terpikir jalan yang aku lalui ini sebenarnya jalan apa kok penuh dengan semak - semak terus tembusannya ke jalan yang lebih besar tapi karena penasaran aku terus berjalan melewati jalan yang besar tapi aku gak tau harus ke arah mana.

Aku berpikir sebentar lalu mulai menggunakan filing dan filingku mengatakan bahwa aku harus memilih jalan yang menurutku benar jadi aku pilih saja arah kanan kemudian aku mulai berjalan terus berjalan karena jalannya hanya lurus jadi aku gak perlu takut untuk tersesat setelah lama berjalan kemudian aku sampai di sebuah jalan yang cukup besar dan di kelilingi semak belukar yang membentuk mulut goa akhirnya akupun mencoba untuk melewati jalan itu ketika melewati jalan ini aku melihat banyak sekali plang - plang yang di buat tapi tulisannya kurang jelas tanpa pikir panjang akupun terus berjalan setelah lama berjalan akhirnya aku sampai di sebuah desa yang sangat bagus namun tak berpenghuni.

Kulihat juga ada rumah - rumah yang di bangun sangat bagus dan kulihat juga didalamnya terdapat barang - barang yang tertata rapi dan masih layak pakai tapi tetap saja aneh karena tidak ada penghuninya dan sempat terpikir olehku rumah ini rapi tapi gak ada penghuninya terus siapa yang rawat ini rumah kalo gak ada penghuninya tapi aku malas buat mikirin itu jadi aku terus jalan dan melihat sekeliling, ketika berkeliling kemudian aku melihat di antara rumah itu terdapat gedung - gedung yang sangat bagus dan megah aku makin heran lagi dan mulai berpikir ini desa atau kota kalau kota itu gak mungkin mana ada kota di tempat yang seperti ini yang di kelilingi semak belukar tapi karena aku mulai berpikir untuk memeriksa tempat ini aku mulai memeriksa gedung yang kulihat dan setelah kulihat ternyata ada gedungnya rapi juga sangat terawat aku makin heran dan terus berkeliling ternyata banyak juga gedung yang di bangun dan banyak juga perumahan yang di bangun.

Ketika melihat ini semua aku  mulai khawatir kemudian bergegas untuk keluar dari tempat ini akupun segera menuju jalan yang tadi tapi alangkah terkejutnya aku melihat jalan yang aku lewati tadi menghilang lalu aku mulai berpikir apakah jalan yang tadi menghilang atau di tutupi oleh semak - semak kemudian aku memtuskan untuk menerobos semak belukar itu setelah berhasil menerobos jalan itu kemudian aku tekejut jika jalan itu benar - benar hilang yang ada di balik semak - semak itu hanyalah pohon - pohon yang besar aku berpikir kembali apakah aku berada di tengah hutan atau memang jalannya hilang setelah itu aku kembali menerobos semak - semak tadi dan kembali ke tempat tadi sambil berpikir bahwa ini hanya mimpi aku mencubit diriku sendiri dan ternyata ini bukan mimpi aku benar - benar khawatir dan melihat jam sudah menunjukkan jam dua belas siang kemudian aku mulai berlari dan berkeliling mencari penduduk akan tetapi aku tidak menemukan siapa - siapa.

Dari kejauhan aku melihat sebuah rumah yang terlihat kumuh dan pintunya di gantung tengkorak hewan dan dari rumah itu aku melihat keluar asap dari corongnya dan tanpa pikir panjang aku segera menuju rumah itu ketika sampai dirumah itu aku melihat di sekeklilingnya tidak ada tanda - tanda kehidupan akan tetapi aku yakin bahwa didalamnya ada orang kemudian aku langsung menuju pintu rumah dan mengetuk pintu rumah itu  tapi tak ada jawaban akupun menyerah dan langsung pergi dari rumah itu ketika aku pergi seseorang memanggilku dari belakang dan setelah aku lihat ternyata yang memanggilku itu adalah pemilik rumah.

Dia memanggilku dan menyuruhku masuk setelah itu akupun segera masuk setelah masuk kulihat rumah itu sangat rapi dan juga higenis kemudian sang pemilik rumah mempersilahkan aku untuk duduk setelah aku duduk kemudian pemilik rumah bertanya kepada ku "asalnya dari mana ? kok bisa ke tempat ini ?" aku pun menajawab bahwa "aku berasal dari luar pulau ini dan aku juga tidak sengaja menemukan tempat ini" kemudian aku bertanya lagi "sebenarnya ini tempat apa ?" pemilik rumahpun menjawab "ini dulunya adalah desa kecil yang berpenghuni namun setelah semua itu terjadi desa ini berubah."

Kemudian aku bertanya lagi "apa yang terjadi dengan desa ini ?" akhirnya sang pemilik rumah menceritakan kisahnya "dulu desa ini sangat tentram akan tetapi suatu hari ada bencana yang melanda desa ini yang kami tidak tau apa peneyebabnya dimana setiap malam selalu ada penduduk yang hilang sacara misterius dan itu terus berlangsung setiap malam semua penduduk desa menjadi ketakutan karena selalu ada penduduk yang hilang sampai suatu suatu hari ada seseorang yang mencari jalan keluar dari bencana ini dan orang itu sangatlah sakti dan dia mengatakan ada roh jahat yang ada di sekitar kita dan tak terlihat oleh siapapun. Jumlah mereka sangat banyak dan mereka memiliki ratu yang sulit untuk di kalahkan yang bisa mengalahkannya hanyalah orang - orang tertentu sampai suatu saat orang yang sakti itu mngeluarkan kesaktiannya yaitu agar desa dan para warga tak terlihat oleh siapapun, sehingga bencana itu bisa di hentikan hingga saat ini."

Akupun mulai mengerti bahwa tempat ini masih memiliki penduduk hanya saja tidak terlihat.Kemudian aku bertanya lagi terus "bagaimana caranya keluar dari tempat ini ?" sang pemilik rumah menjawab "jika kamu ingin keluar dari tempat ini maka kamu harus pergi ke sebuah tempat diamana tempat itu di beri nama Kuil Batu dan disana terdapat banyak batu yang bagus - bagus kemudian kamu cari batu yang terukir wajah manusia, nanti batu itu akan berbicara dan menunjukkan jalan keluarnya ikutilah dan kamu akan keluar dari tempat ini."

Akupun mengangguk kemudian pamitan dan langsung keluar dari rumah itu menuju Kuil Batu setelah sampai, aku mengerti kenapa tempat ini di sebut Kuil Batu karena yang ada di tempat ini hanyalah batu tapi batu yang sangat bagus akupun mulai mencari batu yang memiliki ukiran wajah manusia, setelah ketemu aku langsung bertanya kepada batu itu "dimana jalan keluarnya ?" setelah aku bertanya akupun mulai berpikir apa aku ditipu oleh orang itu akan tetapi batu itu berkata kepadaku "wahai pendatang asing jika kamu ingin keluar dari sini maka pergilah ke arah kiri" ketika mendengar perkataan dari batu itu akupun beregegas pergi ke arah kiri tapi batu itu berkata lagi "maksud saya pergi ke arah kiri saya bukan arah kiri kamu" setelah mendengar itu akupun berkata "oh... kirain kiri aku" kemudian aku ikuti perkataannya.

Aku pun pergi ke arah yang di beritahukan oleh patung itu setelah berjalan akhirnya aku melihat semak - semak yang berbentuk mulut goa terus aku masuk lewat jalan itu jalannya agak di penuhi semak belukar akan tetapi masih jelas terlihat setelah menerobos - menerobos akhirnya aku sampai tepat di pinggir pantai dan ternyata orang tuaku masih berada di pinggir pantai.

Aku senang karena telah kembali tapi aku juga bingung kenapa aku bisa kembali pas di pinggir pantai padahal aku menemukan jalan keluar itu yang jaraknya lumayan jauh dari pengunjung tapi ya udah biarin aja.

Lalu akau segera menuju orang tua ku dan dan orang tuaku bertanya "dari man saja kamu ?" aku pun menjawab "habis keliling"  semenjak kejadian itu liburan semakin menyenangkan dan tak terasa hari libur mau berakhir dan kamipun memutuskan untuk pulang orang tua ku memesan tiket pesawat kami pun mulai baersiap - siap aku langsung mandi setelah mandi langsung pakaian kemudian menggunakan parfum setelah itu kami keluar dan menunggu taksi yang telah di pesan orang tuaku kamipun menuju bandara setelah sampai di bandara kami menyerahkan tiket kepada petugas dan barang bawaan kami di periksa setelah itu kami duduk menunggu giliran setelah lama menunggu tibalah giliran kami, kamipun bergegas menuju pesawat lalu masuk ke dalam lalu duduk berdampingan.

Pramugari menghimbau penumpang untuk menggunakan sabuk pengaman akun pun segera memasang sabuk pengaman setelah terpasang aku mulai merasakan getaran tapi kali ini tidak kaget karena sudah pernah setelah itu aku kembali santai sambil membaca buku yang telah di sediakan setelah beberapa jam akhirmya kami sampai dan pesawat mendarat setelah pesawat berhenti kami dan penumpang lainnya langsung turun setelah masuk ke bandara dan melalui banyak pemeriksaan kami pun segera keluar dan mencari taksi gak perlu repot cari taksinya karena taksinya selalu standbay di depan bandara jadi tidak susah mencari taksi.

Setelah mendapatakan taksi kamipun pulang menuju rumah setelah sampai kami bergegas untuk menaruh barang kami di kamar masing - masing akupun langsung tidur tanpa mengganti pakaian maklum udah ngantuk.

SELESAI

Ceritaku Di Kota Tua Ceritaku Di Kota Tua Reviewed by andre permana on August 28, 2020 Rating: 5

No comments:

Theme images by wibs24. Powered by Blogger.